Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Peran Media Massa: Dampak Media Massa terhadap Perilaku Remaja - UPT SMA NEGERI 7 WAJO
Info Sekolah
Saturday, 18 Apr 2026
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI UPT SMA NEGERI 7 WAJO | TAHUN PELAJARAN 2024-2025

Peran Media Massa: Dampak Media Massa terhadap Perilaku Remaja

Diterbitkan : - Kategori : Gerakan Guru Penggerak Smanet Wajo

Peran Media Massa: Dampak Media Massa terhadap Perilaku Remaja

 

Media massa, baik televisi, internet, maupun media sosial, memiliki pengaruh besar terhadap perilaku remaja. Dalam era digital ini, remaja sangat mudah terpapar berbagai informasi dan tren dari media, yang bisa berdampak positif atau negatif pada pola pikir, gaya hidup, dan nilai-nilai yang mereka anut.

 

Dampak positif media massa bagi remaja salah satunya adalah akses ke informasi yang luas dan mendalam. Media dapat menjadi sumber pengetahuan tentang isu-isu global, inovasi, atau pengembangan keterampilan. Melalui konten yang mendidik, media juga dapat menginspirasi remaja untuk mengejar prestasi dan mengembangkan minat di bidang tertentu.

 

Namun, media massa juga membawa dampak negatif jika tidak diimbangi dengan literasi media yang baik. Konten yang mengandung kekerasan, pergaulan bebas, atau gaya hidup konsumtif dapat memengaruhi perilaku remaja menjadi lebih permisif dan impulsif. Selain itu, idealisasi sosok “sempurna” di media sosial sering kali membuat remaja merasa tidak percaya diri, cemas, atau bahkan depresi karena perbandingan yang tidak realistis.

 

Media massa juga dapat memicu fenomena “ikut-ikutan” atau tren berisiko, di mana remaja meniru perilaku yang dilihat di media hanya untuk mendapatkan pengakuan atau popularitas. Hal ini berisiko mengalihkan fokus mereka dari hal-hal yang produktif dan berdampak negatif pada perkembangan kepribadian mereka.

 

Untuk meminimalkan dampak negatif media, peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam memberikan pendidikan literasi media yang baik. Remaja perlu dibekali kemampuan untuk menyaring informasi dan memahami bahwa tidak semua yang dilihat di media merupakan kenyataan. Dengan panduan yang tepat, media massa dapat menjadi sarana yang positif bagi remaja dalam mengembangkan diri dan berkontribusi pada ma

syarakat.

 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar