Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Kajian Tayamum oleh Pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo dalam Program Ramadhan Mengaji di UPT SMA Negeri 7 Wajo - UPT SMA NEGERI 7 WAJO
Info Sekolah
Friday, 17 Apr 2026
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI UPT SMA NEGERI 7 WAJO | TAHUN PELAJARAN 2024-2025

Kajian Tayamum oleh Pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo dalam Program Ramadhan Mengaji di UPT SMA Negeri 7 Wajo

Diterbitkan : - Kategori : Gerakan Guru Penggerak Smanet Wajo

Kajian Tayamum oleh Pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo dalam Program Ramadhan Mengaji di UPT SMA Negeri 7 Wajo

Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan siswa selama bulan suci Ramadhan, UPT SMA Negeri 7 Wajo menggelar Program Ramadhan Mengaji. Salah satu sesi utama yang berlangsung pada Jumat, 7 Maret 2025, adalah kajian tentang Tayamum, yang disampaikan oleh pengurus BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Kabupaten Wajo.

Materi ini sangat relevan bagi siswa karena memberikan wawasan mengenai cara bersuci dalam kondisi tertentu, seperti ketika tidak tersedia air atau ada halangan untuk berwudhu. Selain pemaparan teori, kegiatan ini semakin menarik karena siswa-siswi juga turut serta dalam praktik tayamum secara langsung.

Pembahasan Materi Tayamum

Kajian ini membahas berbagai aspek penting tentang tayamum, mulai dari pengertian, dalil, situasi yang memperbolehkan, hingga tata cara pelaksanaannya.

1. Pengertian Tayamum

Tayamum adalah cara bersuci sebagai pengganti wudhu atau mandi wajib yang menggunakan debu atau tanah yang suci.

2. Dalil Tentang Tayamum

Tayamum memiliki dasar hukum dalam Al-Qur’an, Surah Al-Maidah ayat 6, yang berbunyi:

“Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau telah menyentuh perempuan, lalu kamu tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan tanah itu…”

Selain itu, Rasulullah SAW dalam hadisnya juga menjelaskan bahwa tayamum adalah keringanan yang diberikan kepada umat Islam dalam kondisi tertentu.

3. Situasi yang Memperbolehkan Tayamum

Pengurus BKPRMI menjelaskan bahwa tayamum dapat dilakukan dalam kondisi berikut:

Ketika tidak ada air, baik karena sedang dalam perjalanan atau kesulitan mendapatkannya.

Saat sedang sakit, di mana penggunaan air bisa memperburuk kondisi kesehatan.

Ketika air sangat terbatas, misalnya lebih dibutuhkan untuk keperluan mendesak seperti minum.

4. Tata Cara Tayamum

Pemateri dari BKPRMI mendemonstrasikan tata cara tayamum yang benar, yaitu:

1. Niat dalam hati untuk bertayamum karena Allah.

2. Menepukkan kedua telapak tangan ke tanah atau debu yang bersih.

3. Mengusap kedua tangan ke wajah secara merata.

4. Menepukkan tangan lagi ke debu, lalu mengusap kedua tangan hingga siku.

Praktik Tayamum oleh Siswa-Siswi

Setelah mendapatkan penjelasan teori dan demonstrasi dari pemateri, siswa-siswi UPT SMA Negeri 7 Wajo diberikan kesempatan untuk mempraktikkan tayamum secara langsung. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok, lalu secara bergantian mencoba melakukan tayamum dengan arahan dari pemateri dan guru pembimbing.

Antusiasme siswa terlihat jelas dalam sesi ini. Banyak di antara mereka yang bertanya mengenai kesalahan umum dalam tayamum, seperti apakah debu yang digunakan harus terlihat di tangan atau bagaimana jika ada bagian yang tidak terkena usapan secara sempurna. Pemateri dengan sabar membimbing dan mengoreksi praktik siswa agar mereka memahami cara tayamum yang sah sesuai syariat Islam.

Kajian tayamum dalam Program Ramadhan Mengaji di UPT SMA Negeri 7 Wajo pada Jumat, 7 Maret 2025, tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pengalaman langsung bagi siswa untuk mempraktikkannya. Dengan adanya sesi ini, siswa-siswi kini lebih memahami pentingnya tayamum, kapan harus melakukannya, serta tata caranya yang benar.

Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan, agar generasi muda semakin memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar