Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the security-malware-firewall domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Kurangnya Peran Model: Keberadaan Role Model dalam Mencegah Kenakalan Remaja - UPT SMA NEGERI 7 WAJO
Info Sekolah
Friday, 17 Apr 2026
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI UPT SMA NEGERI 7 WAJO | TAHUN PELAJARAN 2024-2025

Kurangnya Peran Model: Keberadaan Role Model dalam Mencegah Kenakalan Remaja

Diterbitkan : - Kategori : Gerakan Guru Penggerak Smanet Wajo

Kurangnya Peran Model: Keberadaan Role Model dalam Mencegah Kenakalan Remaja

 

Kurangnya peran model atau role model yang positif dalam kehidupan remaja dapat berkontribusi pada meningkatnya kenakalan remaja. Remaja berada dalam fase penting dalam pembentukan identitas dan sering kali mencari contoh untuk ditiru. Jika mereka tidak memiliki sosok inspiratif yang dapat memberikan arahan, mereka mungkin lebih rentan terhadap perilaku menyimpang.

 

Role model yang baik, seperti orang tua, guru, atau tokoh masyarakat, memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter dan perilaku remaja. Kehadiran mereka memberikan teladan dalam hal nilai-nilai, etika, dan cara mengatasi tantangan hidup. Tanpa sosok yang mampu menunjukkan sikap positif dan cara bertindak yang benar, remaja mungkin mencari panutan dari lingkungan yang kurang baik, termasuk teman sebaya yang terlibat dalam perilaku negatif.

 

Dampak dari kurangnya role model ini terlihat dalam perilaku sehari-hari. Remaja yang tidak memiliki panutan yang positif cenderung kesulitan dalam mengambil keputusan yang bijak dan bertanggung jawab. Mereka mungkin lebih mudah terpengaruh oleh ajakan untuk terlibat dalam tindakan berisiko, seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, atau pergaulan bebas.

 

Di sisi lain, keberadaan role model yang baik dapat menjadi faktor pendorong untuk mencegah kenakalan remaja. Sosok yang menginspirasi dapat membantu remaja mengembangkan keterampilan sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan membangun tujuan hidup yang jelas. Role model yang baik juga dapat menyediakan dukungan emosional dan bimbingan yang dibutuhkan remaja untuk menghadapi tantangan.

 

Untuk mengatasi kurangnya peran model, penting bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk berperan aktif dalam menyediakan contoh positif bagi remaja. Mengedukasi dan melibatkan remaja dalam kegiatan sosial atau komunitas juga dapat membantu mereka menemukan panutan yang dapat membimbing mereka ke arah yang lebih baik. Dengan bimbingan dari role model yang inspiratif, remaja dapat belajar untuk menghindari perilaku negatif dan membentuk masa depan yang leb

ih cerah.

 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar