Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di UPT SMA Negeri 7 Wajo: Melestarikan Permainan Tradisional dalam Tema Bhinneka Tunggal Ika - UPT SMA NEGERI 7 WAJO
Info Sekolah
Friday, 17 Apr 2026
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI UPT SMA NEGERI 7 WAJO | TAHUN PELAJARAN 2024-2025

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di UPT SMA Negeri 7 Wajo: Melestarikan Permainan Tradisional dalam Tema Bhinneka Tunggal Ika

Diterbitkan : - Kategori : Gerakan Guru Penggerak Smanet Wajo

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di UPT SMA Negeri 7 Wajo: Melestarikan Permainan Tradisional dalam Tema Bhinneka Tunggal Ika

Dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema “Berkebhinnekaan Tunggal Ika,” UPT SMA Negeri 7 Wajo mengadakan kegiatan seru yang melibatkan permainan tradisional dari berbagai daerah. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman budaya Indonesia.

Permainan yang dimainkan beragam, seperti lompat tali, engklek, gobak sodor, hingga ma’kadendeng dari Bugis. Kegiatan ini mengundang antusiasme siswa, karena selain memberi kesempatan untuk bergerak aktif, permainan-permainan tersebut juga memperkenalkan budaya dan tradisi yang mungkin jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Tema “Berkebhinnekaan Tunggal Ika” ini mengandung pesan penting bahwa meskipun Indonesia memiliki beragam suku, budaya, dan bahasa, semua anak bangsa terikat dalam satu kesatuan. Dengan memainkan permainan dari berbagai daerah, siswa diajak untuk saling mengenal dan menghargai budaya satu sama lain. Selain itu, mereka belajar tentang nilai-nilai kebersamaan, kerjasama, sportivitas, dan gotong royong yang menjadi ciri khas dari permainan-permainan tradisional tersebut.

Para guru dan pembimbing P5 merasa bangga melihat bagaimana kegiatan ini mampu memperkuat persaudaraan di antara para siswa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah hiburan dan olahraga, tetapi juga mendorong pelajar untuk memahami makna Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat P5 ini, diharapkan generasi muda mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia dan menghargai perbedaan dengan menjunjung tinggi persatuan.

Projek ini menjadi pengalaman berharga yang menunjukkan bagaimana nilai-nilai Pancasila, khususnya kebhinnekaan, bisa diajarkan melalui cara-cara yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan budaya para siswa, tetapi juga memperkuat karakter mereka sebagai pelajar Pancasila yang menghargai keberagaman dan memegang teguh nilai-nilai persatuan.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar