health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131Wajo, 12 Maret 2025 – Kegiatan Mengaji Ramadhan di UPT SMA Negeri 7 Wajo telah memasuki hari kelima. Pada hari ini, Rabu, 12 Maret 2025, siswa-siswi kelas X dan XI mengikuti materi khusus tentang praktik pengurusan jenazah di Masjid Jabal Ilmi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta pengalaman langsung dalam menjalankan salah satu kewajiban umat Islam, yaitu mengurus jenazah sesuai tuntunan syariat.
Mengaji Ramadhan: Memperdalam Ilmu Fardu Kifayah
Program Mengaji Ramadhan di SMA Negeri 7 Wajo merupakan kegiatan tahunan yang berlangsung selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini mencakup berbagai aktivitas keagamaan, mulai dari membaca Al-Qur’an, kajian keislaman, hingga praktik ibadah penting. Pada hari kelima, materi yang diberikan adalah pengurusan jenazah, yang termasuk dalam fardu kifayah, yaitu kewajiban kolektif yang harus dilakukan oleh sebagian umat Islam ketika ada yang meninggal dunia.
Materi ini disampaikan oleh ustaz dan guru agama yang memiliki keahlian dalam bidang fiqih jenazah. Dalam sesi ini, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga diajak untuk melakukan praktik langsung, sehingga mereka lebih siap jika suatu saat dihadapkan pada situasi nyata dalam kehidupan.
Praktik Pengurusan Jenazah: Langkah Demi Langkah
Kegiatan dimulai dengan pemaparan teori mengenai tahapan pengurusan jenazah, yang meliputi:
1. Memandikan jenazah – Siswa diajarkan tata cara memandikan jenazah sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. Mereka belajar tentang penggunaan air dan sabun, teknik membalik jenazah, serta cara menjaga kehormatan jenazah selama proses pemandian.
2. Mengkafani jenazah – Setelah dimandikan, siswa diperkenalkan dengan cara mengkafani jenazah, termasuk jumlah kain kafan yang digunakan untuk laki-laki dan perempuan, serta teknik melilitkan kain kafan sesuai tuntunan syariat.
3. Shalat jenazah – Setelah jenazah dikafani, siswa belajar tata cara shalat jenazah, mulai dari niat, jumlah takbir, doa yang dibaca, hingga posisi berdiri dalam shalat.
4. Menguburkan jenazah – Meskipun praktik pemakaman tidak dilakukan secara langsung, siswa diberikan pemahaman mengenai tata cara pemakaman yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti adab memasukkan jenazah ke liang lahat dan doa yang dianjurkan saat menguburkan jenazah.
Siswa-siswi kelas X dan XI sangat antusias mengikuti praktik pengurusan jenazah ini. Banyak dari mereka yang baru pertama kali mengetahui secara langsung bagaimana proses fardu kifayah ini dilakukan. Mereka juga aktif bertanya kepada pemateri tentang hal-hal yang belum dipahami.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh ilmu baru tetapi juga merasakan kedalaman spiritual yang lebih kuat. Kesadaran tentang pentingnya berbuat baik selama hidup semakin tumbuh di benak mereka, karena kematian adalah suatu kepastian yang harus dipersiapkan dengan amal baik dan ilmu yang bermanfaat.
Dengan adanya program ini, sekolah berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kewajiban mengurus jenazah dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Mengaji Ramadhan di hari kelima ini tidak hanya memberikan ilmu agama, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama Muslim.
Sekolah berencana untuk terus mengembangkan program Mengaji Ramadhan dengan menghadirkan lebih banyak materi yang bermanfaat, sehingga siswa-siswi UPT SMA Negeri 7 Wajo dapat menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat serta karakter yang baik.

Beri Komentar