health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131Dalam rangka meningkatkan pemahaman Al-Qur’an di kalangan siswa selama bulan suci Ramadhan, UPT SMA Negeri 7 Wajo kembali menggelar Program Ramadhan Mengaji. Program ini diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai kelas yang dikelompokkan dalam sesi Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di ruang yang telah ditentukan.
Pada Jumat, 7 Maret 2025, sesi BTQ dilaksanakan di kelas X.A, dengan peserta yang berasal dari berbagai kelas. Setelah sebelumnya mempelajari huruf-huruf Hijaiyah dan hukum panjang pendek bacaan Al-Qur’an (mad), kini mereka memasuki materi hukum bacaan Nun Sukun dan Tanwin sebagai bagian dari pendalaman ilmu tajwid.
Pembelajaran Hukum Nun Sukun dan Tanwin
Dalam sesi ini, guru BTQ menjelaskan bahwa hukum bacaan Nun Sukun (نْ) dan Tanwin (ــً، ــٍ، ــٌ) terbagi menjadi empat, yaitu:
1. Izhar Halqi (إظهار حلقي) – Dibaca Jelas
Izhar berarti jelas, yaitu ketika Nun Sukun atau Tanwin bertemu dengan salah satu dari enam huruf berikut: ء، ه، ع، ح، غ، خ. Dalam hal ini, bacaan harus dilafalkan dengan jelas tanpa dengung.
Contoh:
مِـنْ هُدًى (Min huda)
أَنْ عَمْتَ (An ‘amta)
2. Idgham (إدغام) – Meleburkan Bacaan
Idgham berarti meleburkan bunyi Nun Sukun atau Tanwin ke dalam huruf setelahnya. Hukum ini terbagi menjadi dua jenis:
Idgham Bighunnah (dengan dengung): jika bertemu dengan huruf ي، ن، م، و
Idgham Bilaghunnah (tanpa dengung): jika bertemu dengan huruf ل، ر
Contoh:
يَوْمَئِذٍ وُجُوهٌ (Yawma’idhin wujūhun) → Bighunnah
مِـنْ لَدُنْهُ (Min ladunhu) → Bilaghunnah
3. Iqlab (إقلاب) – Mengubah Bunyi
Iqlab berarti mengubah bunyi Nun Sukun atau Tanwin menjadi bunyi م jika bertemu dengan huruf ب.
Contoh:
أَنْ بُورِكَ (An būrika) dibaca “Ambūrika” dengan dengung.
4. Ikhfa’ Haqiqi (إخفاء حقيقي) – Dibaca Samar
Ikhfa’ berarti menyamarkan bacaan Nun Sukun atau Tanwin ketika bertemu dengan salah satu dari 15 huruf berikut: ت، ث، ج، د، ذ، ز، س، ش، ص، ض، ط، ظ، ف، ق، ك.
Contoh:
مِـنْ قَبْلُ (Min qoblu)
عَذَابٌ شَدِيدٌ (‘Adhābun syadīd)
Antusiasme Siswa dalam Program Ramadhan Mengaji
Sesi BTQ ini berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk membaca ayat-ayat yang mengandung hukum Nun Sukun dan Tanwin. Mereka juga mendapatkan koreksi langsung dari guru BTQ untuk memastikan bacaan mereka sesuai dengan kaidah tajwid.
Beberapa siswa yang masih mengalami kesulitan dalam pengucapan hukum-hukum ini diberikan latihan tambahan. Hal ini bertujuan agar mereka semakin terbiasa dalam membaca Al-Qur’an dengan benar dan lancar.
Kegiatan BTQ di kelas X.A dalam Program Ramadhan Mengaji pada Jumat, 7 Maret 2025, menjadi momen berharga bagi siswa-siswi UPT SMA Negeri 7 Wajo untuk memperdalam ilmu tajwid, khususnya hukum Nun Sukun dan Tanwin. Dengan adanya sesi ini, diharapkan siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan lebih baik dan menerapkan ilmu yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari.
Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Beri Komentar