health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1806477/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131Dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, UPT SMA Negeri 7 Wajo kembali mengadakan Program Ramadhan Mengaji. Program ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk lebih mendalami ilmu agama, terutama dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an.
Pada Jumat, 7 Maret 2025, kelompok siswa-siswi yang mengikuti Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) berkumpul di kelas X.B untuk melanjutkan pembelajaran mereka. Siswa yang mengikuti sesi ini berasal dari berbagai kelas. Materi yang dipelajari kali ini adalah pengenalan dan pemahaman huruf Hijaiyah menggunakan metode Tahsin Al-Qur’an, yang dibimbing langsung oleh pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo.
Metode Tahsin oleh Pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo
Pada sesi ini, pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo mengenalkan metode tahsin berbasis pengucapan berulang yang membantu siswa dalam mengenali, melafalkan, dan mengingat huruf Hijaiyah dengan baik.
Pembelajaran diawali dengan pengenalan huruf-huruf Hijaiyah, diikuti dengan latihan membaca yang dimulai dari suara dasar, suku kata, hingga frasa pendek yang sering ditemukan dalam Al-Qur’an.
Tahapan Pembelajaran dengan Metode Tahsin
1. Mengenali Huruf Hijaiyah dengan Pengucapan Berulang
Siswa diajak untuk melafalkan huruf Hijaiyah satu per satu dengan suara yang jelas.
Setiap huruf diucapkan berulang-ulang agar siswa terbiasa dengan bentuk dan bunyinya.
2. Latihan Pengucapan dengan Harakat Dasar
Guru membimbing siswa dalam membaca huruf dengan harakat fathah (ــَ), kasrah (ــِ), dan dhammah (ــُ).
Siswa membaca dan mengulang contoh seperti:
اَ – اِ – اُ (A – I – U)
بَ – بِ – بُ (Ba – Bi – Bu)3. Mengenal Suku Kata dan Penggabungan Bunyi
Setelah lancar dengan harakat dasar, siswa mulai membaca dua atau lebih huruf yang dirangkai.
Contoh latihan:
بَا – بُو – بِي (Baa – Buu – Bii) → Panjang (mad)
بَن – بِن – بُن (Ban – Bin – Bun) → Pendek4. Latihan Bacaan dengan Frasa Al-Qur’an
Setelah memahami dasar bacaan, siswa mulai membaca frasa yang umum dalam Al-Qur’an, seperti:
مِنَ الْمَاءِ (Minal maa’i)
إِنَّ اللّٰهَ (Inna Allah)
عَلَيْهِمْ (Alaihim)5. Praktik Membaca Bersama dan Evaluasi
Siswa membaca secara bergiliran untuk diuji kelancarannya.
Pengurus BKPRMI memberikan koreksi bagi yang masih kesulitan dalam pelafalan dan tajwid.
Antusiasme Siswa dalam Pembelajaran
Sesi ini berlangsung dengan penuh antusias. Banyak siswa yang awalnya masih ragu dalam membaca huruf Hijaiyah dengan benar, tetapi setelah mengikuti metode ini secara berulang, mereka mulai lebih percaya diri.
Siswa juga terlihat aktif dalam latihan membaca frasa sederhana yang sering dijumpai dalam Al-Qur’an. Beberapa dari mereka bahkan meminta pengulangan agar lebih memahami bacaan dengan baik.
Pembelajaran BTQ di kelas X.B dalam Program Ramadhan Mengaji pada Jumat, 7 Maret 2025, menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam memahami dan membaca huruf Hijaiyah dengan metode Tahsin Al-Qur’an.
Dengan bimbingan langsung dari pengurus BKPRMI Kabupaten Wajo, siswa dapat memperbaiki pelafalan dan memperlancar bacaan mereka. Diharapkan kegiatan ini terus berlanjut, sehingga siswa semakin mahir dalam membaca Al-Qur’an dan semakin mencintai kitab suci sebagai pedoman hidup mereka.
editor : AS

Beri Komentar